Melawan Kemustahilan? Bisa!

Bersama Teman-Teman Pejuang Keluarga

Hari minggu kemarin, 11 November 2018, saya berkesempatan untuk ikut acara Kopdar Pejuang Keluarga di Bandung. Biarpun hari minggu yang notabene adalah hari buat istirahat, saya paksakan diri untuk pergi. Bukan apa-apa, di acara tersebut ada Dewa Eka Prayoga yang akan share tentang buku terbarunya yang berjudul #MelawanKemustahilan.

Btw, tahu siapa dia kan? Gak tau? Beuh,..kemana aje lo bro, hehehe. Buat yang gak tahu siapa dia, tanya aja mbah google aja yaa, ada banyak info soal beliau disana.
Intinya, dia tuh pakarnya jualan, khususnya online. Brandingnya aja maut, Dewa Selling,… yaah dewanya tukang jualan laah, hehehe.

Flashback dulu yaa,.. saya kenal Dewa Eka Prayoga kurang lebih tahun 2013 atau 2014an laah, saat dia promo buku terbarunya (waktu itu) yang berjudul Dijamin Penghasilan 10 Juta Per Bulan. Ketemu dimana? Di facebooklah. Saat itu iklannya wara wiri di timeline saya, dan karena bahasa iklannya dahsyat, saya jadi penasaran. Huehehe…
Jujur saja, saya gak percaya sama buku ginian. Mana ada orang yang bisa ngejamin kita buat dapetin duit gede tiap bulannya? Kecuali udah kerja di perusahaan bonafid,…ya mungkin aja. Hehehe… Dan terbukti, setelah baca bukunya penghasilan bulanan saya sampai sekarang belum juga menyentuh angka yang dijanjikan.
Hahaha…gak dipraktekin sih isi bukunya.

Dulu beli bukunya cuma penasaran saja, seberapa bagus sih bahasa si penulis. Pede amat dia ngasih judul boombastis, terus dibandrol mahal lagi. Seingat saya dulu beli buku ini kurang lebih seharga 200rb-an. Ditambah strategi penjualannya juga ngeselin,… harga naik terus tiap minggunya. Yaa, mirip-mirip bu Evelyn Agung Podomoro yang sering nongol di tivi setiap minggu pagi. Katanya, “senin harga naik”. Oh ya, plus ngasih garansi duit kembali kalau abis baca gak suka.

Dari buku itu saya kemudian tahu kalau dia jago banget nulis. Saya gak ngomong copy writing atau teknis ngiklan online dsb yaa, tapi beneran narasi cara dia bertutur dalam bukunya itu yang bikin saya suka. Membaca bukunya saya serasa ngobrol aja dengannya,…santai, gak menggurui dan gak ada bahasa ngejelimet didalamnya. Story Tellingnya top banget deh …

Dan kemudian seiring perjalanan waktu, saya menyaksikan bagaimana dia bertumbuh, bisnisnya makin melesat sementara saya gini-gini aja. Jadi penulis nggak, jadi blogger aktif nggak,..yang ada Cuma tukang stalking status teman. Hehehe…

Makanya, ketika kemarin diajak kopdar ya saya mau aja. bahkan ketika baru kabar saja bahwa dia mau bikini buku baru,, saya sudah yakin bakalan bagus dan best seller juga. Jadi rasanya asyik saja kalau saya denger langsung isi bukunya langsung dari penulisnya.

Dan begitulah, kemarin itu saya dibuat makin kagum lagi olehnya. Ya, ketika kemarin dia bercerita tentang buku yang baru saja selesai ditulis malam sebelumnya, saya terkesan dengan ide bagaimana buku ini ditulis.

Spoiler dikit, Buku #MelawanKemustahilan ini berkisah tentang perjalanan hidupnya dalam melawan sesuatu yang orang bilang mustahil. Apa itu? duh, panjang kalau diceritakan. Tapi kalau kamu ngikutin perkembangan dia, pasti tahulah storynya.

Buku #MelawanKemustahilan ini akan menuturkan rahasia bagaimana Dewa mampu melewati semua masa keterpurukannya, bagaimana ia merajuk dan merayu Allah meminta juga memohon bantuan di tengah kekalutan menghadapi berbagai ujian dalam setiap sepisode kehidupan yang dilaluinya.

Yang asyik itu, Dewa bisa merefleksikan kisahnya dengan kisah-kisah heroik tokoh-tokoh Islam sebagaimana banyak disebut dalam Al-Qur’an maupun Hadist. Semisal, bagaimana ia mencantolkan salah satu episode hidupnya dengan kisah siti Hajar yang pulang anting antara Safa-Marwah untuk mencari sumber air, atau bagaimana ia mencantolkan kisah hidup lainnya yang serupa Nabi Musa dengan Tongkatnya yang mampu membelah lautan ketika dikejar pasukan Fir’aun.

Bagi saya, cara bertuturnya yang merefleksikan kisahnya dengan kisah yang diceritakan Al-Qur’an, kita diajak buat memahami kisah-kisah tersebut bukan hanya sebatas kisah masa lalu. Ada pembelajaran yang ingin Allah sampaikan buat kita dalam cerita-cerita yang disampaikan dalam Al-Qur’an tersebut. Dan Dewa mencontohkan bagaimana ia merefleksikannya dalam kisah hidupnya.

Selepas Dewa bertutur hampir dua jam, saya dibuat tercengang oleh ceritanya. Kalau boleh ambil kesimpulan, dari kisahnya saya sadar betapa Allah ada di setiap langkah yang kita ambil, bahwa Allah Ada di setiap tantangan yang kita hadapi.

Btw, udah dulu yaa. Cape nulisnya. Kalau penasaran, besok udah mulai tuh dibuka masa pre-order bukunya.
Kalau mau beli, boleh hubungi aku. Tar aku kasih garansi, kalau gak suka balikin aja dan akan diganti 100 persen uangnya.

Bukan apa-apa, saya sih niatnya sih cuma pengen berbagi kebaikan saja. Siapa tahu bisa kisah didalamnya bisa menginspirasi kita biar gak cengeng menghadapai masalah hidup ini. Bukan begitu?

kalau mau pesan, please contact me on WA : 0817209892

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *