Blogger Kekinian Wajib Punya ASUS Vivobook Flip TP410

ASUS Vivobook Flip TP410, Laptop Andalan Blogger Kekinian (Sumber: asus.com)

ASUS termasuk brand yang tak pernah berhenti berinovasi dalam pengembangan produk mereka. Betapa tidak, dalam setahun dia bisa beberapa kali meluncurkan produk terbarunya. Terakhir, ada laptop seri ASUS Vivobook Flip TP410 yang menggoda untuk segera dimiliki.

Sebagai seorang blogger, saya memang tak bisa melepaskan diri dari perangkat yang namanya laptop. Gadget ini bukan hanya dibutuhkan saat menulis di rumah saja, tapi seringkali saya bawa demi memenuhi kegiatan blogging yang kadang perlu beranjak dari meja tulis di rumah.

Tahu kan kalau blogger itu kerjaannya bukan cuma bikin tulisan saja di atas meja? Kadang di ajak pergi seminggu disuruh ngeliput suatu kegiatan dari perusahaan atau instansi tertentu, kadang harus ketemu klien yang minta dibikinin tulisan, dan terakhir yang sering saya ikuti akhir-akhir ini adalah blogging on the spot atau flashblogging. Ini sejenis lomba blog langsung ditempat dimana kita diajak ngeblog dalam waktu cepat dan kemudian diumumkan langsung pemenangnya.

Intinya, saya seringkali beraktivitas kemana-mana membawa laptop!

Tentu saja, ada kriteria tertentu yang harus saya terapkan untuk laptop yang saya pakai tersebut. Kuncinya adalah laptop tersebut harus enak ditenteng dibawa kemana-mana, memudahkan saya untuk bisa nulis cepat dan membuat konten kreatif, dan tentu saja asyik dipakai presentasi.

Kenangan Saat Masih Menggunakan Laptop Lama (Sumber: dokpri)

Demi memenuhi kriteria diatas, kira-kira fitur yang tersemat dalam laptop saya antara lain :

  1. Beratnya ringan. Gak kebayang kalau harus nenteng laptop yang berat banget, bikin cape pundak ngedendongnya.
  2. Dimensi tipis. Ini korelasinya sama space tas backpack yang harus berbagi dengan baju dan barang bawaan lainnya.
  3. Kinerja tinggi. Ini sih hubungannya dengan kebutuhan untuk edit-edit grafis, baik foto ataupun video. Tahu sendiri kan blogging bukan Cuma urusan nulis saja. Ada sisi ilustrasi yang perlu ditambahkan disana. Sekarang sih saya sedang senang-senangnya ngulik infografis dan vlog.
  4. Layar touchscreen. Sedikit lebay memang, tapi ini berhubungan juga dengan segi kepraktisan. Kalau bekerja dengan layar sentuh, saya gak perlu pakai mouse yang juga bisa menuh-menuhin tas. Lagipula touchscreen membantu saya buat menulis cepat.
  5. Tongkrongan elegan. Yaahh, ini sih emang lebih pada segi estetika saat presentasi. Kalau desain laptop kita kelihatan bagus, kan bisa meningkatkan performa penampilan kita yang ujung-ujungnya bisa meyakinkan klien buat ngasih job buat ke kita.

Demi memenuhi kebutuhan tersebut, saya punya laptop khusus buat dibawa-bawa saat mengikuti kegiatan-kegiatan diluar. Yap, sebuah laptop mungil merk blablabla (sensor yaa!!) jadi andalan saya selama ini. Kurang lebih gambarannya seperti ini: beratnya1,5 kg (ringan laah, sesuai kriteria no.1), dimensi 11 inchi (tipis dan gak ngabisin space, sesuai kriteria kedua), memakai prosesor core i3 (cukup kencang buat memenuhi kriteria nomor 3), layar touchscreen (gak perlu mouse, sesuai kriteria nomor 4), warna putih (buat saya ini elegan lho, masuk laah kriteria nomor 5 mah).

Laptop ini saya beli sejak tahun 2013, saat mulai tertarik nyemplung jadi blogger. Sejak saat itu laptop ini sudah menjelajahi berbagai tempat dan event dimana saya ikutan meramaikan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan per-bloggeran.

Sayangnya, entah karena kelamaan atau emang sudah minta ganti, sejak awal tahun ini, laptop saya mulai bermasalah. Pertama, displaynya mulai pecah, ada garis-garis, warna hitam dan pelangi muncul disana. Kedua, engsel mulai retak dan layar tak bisa ditutup sempurna. Bahannya yang berbodi plastik memang cukup ringkih. Ini mungkin efek kebanting-banting saat bepergian atau entah kenapa. Ketiga, ia mulai lemot ketika diajak ngedit foto apalagi video. Mungkin karena memorinya sudah penuh atau memang dia sudah lelah?

Display Layar Yang Pecah dan Berpelangi di Laptop Lama (Sumber: dokpri)
Tanda-Tanda Laptop Lama Minta Pensiun (Sumber: Dokpri)

Jadilah saya tak nyaman mengetik disana. Kepala pusing karena hampir setengah layar tertutup warna hitam dan pelangi, juga ia tak bisa ditutup sempurna. Sering pula saya dibuat kesal karena loadingnya lama saat ngedit foto atau video.

Pada akhirnya, Laptop kesayangan tersebut untuk sementara saya parkir di rumah. Takut tambah parah kalau lebih banyak dibawa-bawa.

Deklarasi Tahun Ini Harus Ganti Laptop (Sumber: dokpri)

Beruntung, di kantor saya dapat pinjaman fasilitas laptop. Nggak baru-baru amat sih, warisan dari karyawan sebelumnya yang sudah mutasi ke kantor lain (berapa banyak orang yang make terlihat dari banyaknya stiker yang nempel di muka laptop, hehehe). Lumayan buat ganti pakai sementara laptop kesayangan. Mau tahu, laptopnya apa? ASUS X441U.

Laptop ASUS X441U ini memiliki tampilan berbeda dengan laptop andalan saya. Lumayan bikin kagok sih. Overall, ada beberapa bagian yang saya suka, tapi ada juga yang fitur-fitur yang tak terakomodir dalam laptop ASUS X441U ini.

ASUS X441U, Teman Bekerja dan Ngeblog (sumber: dokpri)

Pengamatan saya, ASUS tuh unggul dalam hal audionya. Teknologi Sonic Master membuat suara yang dihasilkan dari speaker laptop X441U terdengar mantap. Saya paling senang ngedraft artikel sambil mendengarkan music secara keras. Dengan Sonic Master, membuat saya bisa memutar music dengan volume keras dengan kualitas suara yang jernih. Suara Bass ataupun treble-nya begitu terasa hidup, termasuk vocal yang jernih. Tak ada suara melengking yang keluar dari speaker laptop ini.

Beda dengan laptop lama saya. Meskipun digadang-gadang pakai teknologi suara yang unggul, tetap saja ketika diputar dengan volume keras, suaranya cempreng. Bikin gatal telinga! Kalau mau mendengar musik yang enak di laptop, saya perlu menggunakan earphone yang bagus biar suara yang keluar terdengar jernih. Tapi kalau pake earphone kelamaan bikin sakit telinga.

Hal lain yang saya suka dari ASUS X441U ini adalah soal material yang dipakainya. Dengan bahan dasar metal aluminium, saya pikir laptop ini akan lebih tahan banting dibandingkan laptop lama saya. Terbukti dengan bahan dasar plastik, laptop saya rusak pada bagian engsel karena pecahnya material plastik dibagian itu.

Dimensi X441U yang selebar 14 inci memberi pengalaman mengetik yang menyenangkan. Tangan saya dibikin nyaman mengetik di laptop ini. Selain berjarak lebar, tuts keyboard yang menyembul keluar dengan jarak antar tombol yang renggang sangat memanjakan tangan saya. Saya jadi lebih gampang mengetik cepat dengan nyaman. Tak ada cerita keselip typo saat mengetik di laptop ASUS ini.

Konstruksi Keyboard Laptop 14 Inci ASUS Membuat Nyaman Posisi Mengetik (Sumber: dokpri)

Pada laptop lama, dimensinya yang selebar 11 inci memang membuat segalanya terasa sempit. Keyboarnya yang sempit sedikit membuat saya kagok dalam mengetik. Jari-jari tangan harus saling berdesakan menari diantara tuts keyoard yang sempit.

Dimensi yang bongsor, 14 inci dengan ketebalan hampir mencapai 3 cm memang sedikit kalah dibanding laptop lama saya. Space tas saya jadi lebih banyak terpakai untuk menampung laptop X441U ini yang bodinya lebih lebar. Hanya saja, beratnya terhitung bongsor. Bobot ASUS X441U ini mencapai 1,8 Kg. Soal dimensi 14 inchi, saya mungkin bisa berdamai. Tapi soal berat, jika ada yang lebih ringan saya akan lebih prefer untuk memilihnya.

Sayangnya, ASUS X441U ini belum mengakomodir teknologi touchscreen. Padahal fitur inilah yang paling saya suka pada laptop lama saya. Layar sentuh membuat saya bisa bekerja lebih cepat tanpa memerlukan perangkat tambahan mouse.

Sejak pertama kali menggunakan ASUS X441U ini, saya sudah kepincut dengan laptop ASUS. Saya harus punya laptop ASUS sendiri buat mengganti laptop kesayangan yang lagi trouble. Malu lah kalau kegiatan ngeblog kemana-mana bawa laptop kantor! Ah, pokoknya #2018GantiLaptopASUS.

Oke, saya maunya cari laptop ASUS yang fiturnya sama dengan ASUS X441U lebih dikit. Tambahannya, ia harus punya fitur touchscreen, lebih ringan dan lebih tipis. Biar gampang diajak jalan.

Untungnya, ASUS termasuk brand yang punya banyak variasi tipe. Ada beragam serie dengan kelebihannya masing-masing. Setelah berkutat di depan layar laptop googling cari info soal laptop ASUS, saya akhirnya menemukan yang cocok dengan kriteria yang saya mau. ASUS Vivobook Flip TP410.

Begini Tampilan ASUS TP410 (sumber: asus.com)

Emang apa keunggulannya? Yang pasti, keunggulan yang dimiliki laptop kantor saya ada di ASUS Vivobook Flip TP 410. ini. Teknologi Sonic Master, desain Keyboard yang nyaman, dan bodi material yang kokoh ada disana. Kemudian, kekurangan yang tak saya ada di X441U terdapat di ASUS Vivobook Flip TP410 ini. Saya coba list aja yaa, …

Fitur Unggulan ASUS Vivobook Flip TP410 (Sumber: Dokpri)

Dimensi lebar tapi tipis dan ringan. Yes, dimensi laptop ini memang berukuran 14 inci, tapi punya bobot 1,6 Kg dan tebal 1,92 cm. kira-kira lebih ringan 0,2 Kg dan lebih tipis hampir 1 cm dibanding X441U. Kalau gini sih saya gampang aja buat nenteng laptop ini kemana-mana. Gak bikin pegel pundak dan gak terlalu banyak makan tempat di tas gendong saya. Nice…

Punya teknologi Touchscreen. Yes, ini yang membuat saya tak ragu untuk meninggalkan laptop lama saya. ASUS Vivobook Flip TP 410 punya teknologi ultra-accurate touch yang sensitif terhadap sentuhan jari maupun pen tablet. Ini keren,… jari saya bisa menari-nari diatas layar laptop ini saat menulis, browsing, maupun melakukan presentasi.

Teknologi layar sentuh di ASUS TP410 yang membuat saya kepincut (sumber: Dokpri)

Ada teknologi fingerprint sensor. Well, ini sih serupa teknologi yang ada di laptop kelas atas. Cukup dengan sentuhan jari kita, laptop ini bisa menyalakan windows secara cepat. Asyik kan, ini memenuhi kebutuhan saya sebagai seorang blogger yang ingin bisa ngedraft secara cepat.

Ada teknologi NanoEdge Display. Nanoedge itu serupa teknologi yang memasukkan layar 14 Inci ke dalam bodi seukuran 13 inci. Kok bisa? yaa, mari kita nikmati saja. Ini serupa teknologi layar resolusi tinggi yang memanjakan mata kita ketika menggunakan laptop ini. Tampilan Full HD pada laptop ini juga dilengkapi teknologi wide-view 178° untuk memastikan bahwa warna dan kontras tetap hidup dan tajam, bahkan bila dilihat pada sudut yang tajam. Tampilan layar yang jernih dan tajam akan sangat membantu saya dalam bermain edit grafis. Yang jelas editan akan lebih akurat. Dengan adanya NanoEdge Display ini, kalau sedang jenuh nulis dan mau main video game atau nonton film, kayaknya bakalan tambah seru deh!

Layarnya bisa ditekuk sampai 3600. Ini mah bonus buat saya! Dengan desain engsel flip nya, laptop ini punya 4 mode display, yaitu media stand, powerful laptop, responsive tablet dan share viewer. Kebayang asyiknya bermain-main dengan laptop ini. Saat saya mau menunjukkan tulisan saya saat nongkrong bareng klien, saya tinggal menekuk layarnya ke mode share viewer. What I know is, this gadget elevates my performance deh!

ASUS TP410 bisa didisplay sampai 4 mode (sumber: asus.com)

Daya baterai yang tahan lama. Laptop ini diklaim dapat digunakan seharian penuh dalam kondisi full baterai. Artinya, saya bisa menggunakan laptop ini outdoor biarpun jauh dari colokan listrik. Pastinya ini sangat didambakan oleh semua blogger. Saya tak perlu risau berebut colokan listrik saat melakukan flashblogging atau blogging on the spot. Cihuyyy…

Pilihan prosesor i3i5 dan Media penyimpanan HDD yang mencapai 1TB. Dengan dapur pacu yang segede ini, bakalan membuat saya nyaman dalam membuat konten kreatif. Saya tak perlu khawatir buat menginstal software yang rakus memori buat urusan edit grafis. Tak akan ada lagi yang namanya loading lambat atau masalah teknis gara-gara prosesor lemot. Bye bye lola …

Pikiran saya melayang jauh. Dengan sedemikian banyak kelebihan ASUS Vivobook Flip TP 410 ini, rasanya saya bakalan lebih semangat dan produktif lagi dalam menjalankan aktivitas ngeblog. Kalau boleh ngomong, rasanya blogger kekinian wajib punya ASUS Vivobook flip TP410 ini deh.

Satu hal yang pasti, saya kepincut dengan ASUS Vivobook Flip TP 410 ini. Emang kamu nggak?

ASUS Laptopku Blogging Competition by uniekkaswarganti.com.

10 Comments

  1. Amir September 6, 2018 Reply
    • Ofi GumelarAuthor September 6, 2018 Reply
  2. deddyhuang.com September 7, 2018 Reply
  3. A1K September 7, 2018 Reply
  4. dananwahyu September 10, 2018 Reply
  5. Uniek Kaswarganti September 14, 2018 Reply
    • Ofi GumelarAuthor September 19, 2018 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *