Blunder

Blunder bisa diartikan sebagai ‘kesalahan fatal’ yang berakibat buruk pada diri sendiri. Lazimnya istilah ini banyak digunakan dalam permainan sepak bola. Sebagai contoh seorang pemain belakang dikatakan melakukan ‘blunder’ jika salah mengoper bola sehingga bisa dikuasai lawan yang berakibat bola bersarang ke gawangnya sendiri.

Blunder jelas berbeda dari blender ya. Awas jangan tertukar!! Kalau blender kan alat untuk membuat jus buah-buahan yaaa, hehehe…sori becanda part 1

Blunder bukan hanya terjadi dalam sepak bola saja. Dalam kehidupan sehari-hari pun seseorang bisa saja melakukan blunder yang berakibat kerugian pada dirinya sendiri. Banyak contoh yang bisa diambil bagaimana seseorang melakukan blunder dalam kehidupannya.

Terlebih bagi seorang pemimpin, harus ekstra hati-hati ketika mengambil suatu keputusan, tindakan atau pun ketika hendak mengucapkan sesuatu. Semua harus dipikirkan terlebih dahulu, ‘think-thank’-nya harus jalan,..harus ditimbang terlebih dahulu bagaimana akibatnya jika melakukan sesuatu.

Contoh terkini, bolehlah saya sedikit mengambil contoh pemberitaan mengenai komentar presiden kita, Bapak SBY, mengenai ‘kemacetan di DKI Jakarta’ yang dimuat di beberapa media nasional beberapa hari yang lalu. Singatnya presiden mengungkapkan bahwa urusan kemacetan jakarta adalah tanggung jawab Jokowi selaku Gubernur DKI Jakarta, karena semua urusan, termasuk transportasi, telah ada pelimpahan wewenang dan tanggung jawab ke daerah, jadi bukan semata-mata urusan pusat lagi.

Tak pelak, statement beliau mengundang kritik, bukan hanya dari Jokowi, tapi juga dari beberapa ahli/pakar yang mengkritisi pertanyaan tersebut. Saya tidak mau menjelaskan lebih lanjut,…tapi menurut saya inilah blunder yang dilakukan beliau.

(Tak tahukah beliau bahwa orang Indonesia sekarang pintar-pintar,..semua hal juga dikomentari pak, hehehe…becanda part 2)

Demikian pula kita sendiri, harus ekstra hati-hati ketika melakukan perbuatan, jangan sampai berdampak negatif pada diri sendiriApapun perlu kita pikirkan jika ingin berbuat sesuatu,…jangan sampai nanti ekses nya balik lagi ke kita. rugii donggg. Kadang suka merasa kan jika beberapa saat setelah kita melakukan sesuatu, kita suka punya feeling aja ini dampaknya gak bagus nihh buat kita ke depannya? iya kan?? hehe..

Bagi saya, blunder itu artinya jika apa yang kita perbuat, apa yang kita ucapkan, dan keputusan yang kita ambil akan berdampak buruk bagi kepentingan pribadi saya, keluarga saya, dan teman saya. Blunder itu jika apa yang kita putuskan malah menimbulkan kesedihan, pertengkaran antara teman, merugikan keluarga dan sebagainya yang pokoknya mah buruk aja sifatnya. Percayalah, sampai saat ini saya masih terus belajar untuk terus mengasah insting saya, mengasah kepekaan saya, menajamkan pikiran saya agar bekerja menjadi filter yang bagus sehingga tindakan atau ucapan kita tidak menimbulkan blunder.

Hati-hati,…hati-hati yaa teman-teman, pikirkan apapun keputusan yang kita ambil, baik buruknya, konsekuensinya dan resiko yang akan dihadapi oleh kita.

Salam Hangat,

OSG

Ofi Gumelar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *