Hobi Shopping adalah Kodrat Manusia Perkotaan

Haaiiii teman-teman, sudah lama saya tidak menulis aktif di blog ini. Maklum hampir sebulan ini (dari desember 2013) saya dan teman-teman kuliah di program magister civil and enviromental engineering di University of Miyazaki emang sedang dikejar deadline submit paper untuk conference JSCE (Japan Society of Civil Engineering) yang akan diselenggarakan sekitar bulan maret. Batas pengiriman terakhir adalah hari ini, jam 5 sore, dan Alhamdulillahnya saya tadi jam 10 sudah submit. So, mulai deh punya waktu lagi untuk mulai belajar nulis lagi di sini.

Btw, cukup sekian prolognya,..mari kita ngomongin ‘sesuatu’ lagi, hehe..Kita ngobrol soal belanja di awal tahunnn…

Momen pergantian tahun rupanya sama saja di belahan dunia mana pun, selalu ada yang special disana. Selain hiburan musik, pergi berwisata, rupanya ada pesta diskon. Khusus di Jepang, banyak mall dan toko-toko branded yang memberikan diskon besar-besaran bagi para konsumennya. Baik di kota besar maupun kota kecil, semua pusat perbelanjaan kompak memberikan diskon gede.

Disini, di Miyazaki, salah satu kota kecil di Jepang, rupanya juga tidak mau ketinggalan dari kota lainnya. Mall-mall di sini menggelar diskon gede-gedean. Saya yang kebetulan sedang libur perkuliahan (meskipun dikejar deadline) punya kesempatan untuk keliling-keliling melihat suasananya seperti apa. Kebetulan, tanggal 1 ada tiket bus terusan seharga 500 yen untuk pergi kemana pun dengan hanya membeli sekali tiket tersebut. Alhasil, jadilah saya yang nganggur tidak ada kerjaan around-around menelusuri mall-mall disini bersama teman lainnya.

Ternyata animo orang Jepang untuk berbelanja diskon sangat besar. Banyak orang yang rela ngantri untuk mendapatkan baju branded yang didiskon gila-gilaan. Ini penampakannya :

Image

 

Lihat kan? antriannya sampai keluar toko gituh…pria wanita kompak pada ngantri demi mendapatkan baju yang mereka mau.

Rupanya, dimana pun sama saja yaa, hasrat untuk berbelanja barang bagus tidak bisa dibatasi oleh gender atau pun suku bangsa. Dulu saya berpikir orang norak aja rela berjam-jam antri untuk mendapatkan barang branded yang dia mau. Well, rupanya berbelanja memang sudah menjadi kodrat manusia yaa,..khususnya di perkotaan.

Yang cukup menarik dari sistem diskon di Jepang adalah dengan membuat paket bundle. Biasanya harga satu paket dibuat dalam paket 5000 yen dan 10.000 yen. Isinya bisa terdiri dari beberapa potong baju, atau satu set atasan dan bawahan. Namun, orang tidak bisa memilih kombinasi baju yang dia mau, semua sudah dipacking dalam satu paket.

ImageImage

Nah, foto diatas adalah jepretan saya untuk barang-barang paketan yang dijual seharga 10.000 yen. Ini asli murahhh, soalnya untuk satu potong baju Hush Puppies aja harganya bisa mencapai 8000 yen; Nah, ini 10.000 yen bisa dapet satu paket lengkap jaket, hem, rompi, scarf dll. Hadeeehhhh saya kok jadi seperti sales yaaaa,….

Terakhir, orang Indonesia di sini tidak mau ketinggalan dong, haruslaaah ikut berpartisipasi berburu barang-barang,..hahaha

Image

nah, saya berhasil menjepret ibu-ibu berkerudung asal Indonesia yang berburu barang diskon di mall Aeon di Miyazaki.

Hahaha,…sekian reportase saya teman-teman…

 

2 Comments

  1. novia December 26, 2015 Reply
    • ofi gumelar February 2, 2016 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *