Ini Pahlawanku, Mana Pahlawanmu?

Setiap tanggal 10 November kita selalu memperingati hari pahlawan, hari yang didedikasikan untuk mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini. Sejatinya, menurut saya pahlawan adalah orang yang telah berbuat sesuatu untuk kebaikan orang lain, baik personal ataupun masyarakat. Jadi, saya bisa saja memiliki pahlawan yang berjasa bagi saya, dan berbeda dengan anda, namun kita juga bisa sepakat menyebut orang-orang tertentu sebagai pahlawan kita bersama.

Mengingat hari ini adalah hari pahlawan, pikiran saya menerawang jauh ke masa lalu saya. Saya coba mencari siapa pahlawan saya, yang telah turut berkontribusi dalam kehidupan saya,…menbentuk saya yang sekarang ini. Dengan keterbatasan ilmu dan memori yang saya miliki, berikut ini uraian tentang mereka :

Prioritas pertama tentulah kedua orang tua saya. Yang ini tentu gak perlu diceriatakan lagi. Dari lahir sampai saya berkeluarga sekarang ini kasih sayang keduanya tidak pernah luntur atau berkurang sedikit pun. Poolll banget. Saya belajar banyak dari keduanya bagaimana membina keluarga kecil saya, bagaimana membesarkan buah hati saya,…merekalah role model bagi saya dalam hidup ini.

Pahlawan saya berikutnya adalah seorang wanita cantik yang bernama Estri. Hehe…istri saya.  Dia lah yang menjadi ‘sparing partner’ saya dalam mengarungi dinamika hidup ini semenjak 2006. Jelassss sejak saya menikah.Wanita cerdas yang selalu menjadi ‘balancing’ saya dalam segala hal. teman diskusi yang kadang perspektifnya berbeda, tapi kadang memunculkan suatu pemikinan yang kadang tidak terpikirkan oleh saya. Beliaulah yang saat ini mengurus kehidupan saya.

Benarlah kata pepatah ‘dibalik lelaki hebat selalu ada wanita hebat dibelakangnya’. Saya bukanlah orang hebat, tapi saya beruntung memiliki wanita yang hebat disisi saya. Kebayang ketika saya kelak jadi orang hebat, pastilah isteri saya itu wanita super hebat…

Berikutnya, bolehlah saya menunjuk mantan bos saya di kantor. Mantan Sekda Purwakarta, Pak Hamim Mulyana. Semenjak saya masuk kerja tahun 2005 sampai dengan sekarang, saya belajar banyak hal dari beliau, terlebih dalam dua tahun terakhir, ketika saya mendampingi beliau sebagai ajudannya. Saya benar-benar belajar banyak hal tentang leadership. Sesuatu yang pastinya akan berguna bagi saya ke depannya. Bisa menjadi orang dekat salah satu tokoh penting dalam lingkungan birokrasi daerah adalah sebuah keuntungan yang sangat berharga. Saya bisa mengamati secara langsung bagaimana gaya seorang pemimpin dalam me-manage anak buahnya, bagaimana cara berpikir ketika menghadapi ‘tekananan’ dari atasan, cara komunikasi publik dan cara menghadapi ‘wartawan dan lsm’ yang setiap hari pasti harus dihadapi. Saya bisa melihat dan terlibat secara langsung ketika ada rapat-rapat penting di lingkungan birokrasi daerah. Istilahnya saya belajar ilmu birokrasi dan politik secara langsung dalam aplikasinya, bukan hanya teori. Kadang saya juga diajak berdiskusi mengenai suatu permasalahan, dan senangnya kadang masukan saya di terima juga. Pengalaman selama dua tahun terakhir (sebelum saya sekolah lagi di sini) benar-benar akan menjadi modal penting saya untuk terjun kembali  nantinya ke dunia kerja yang saat ini saya tinggalkan.

Dibalik segala kontroversi tentang beliau (sebagai seorang pejabat publik, tentu akan ada suara bagus dan suara miring dari orang-orang di sekitarnya yaaa…), saya sangat respek dan hormat dengan beliau.

Berikutnya, tentu ada teman, guru dan banyak lagi yang juga berjasa bagi saya. Saya tidak akan melupakan orang-orang terdekat saya yang berjasa dalam kehidupan saya. Saya tidak bisa menceritakan secara detail siapa saja dan apa saja kontribusi mereka. Yang pasti saya belajar banyak,..belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mohon maaf jika saya tidak bisa menceritakan siapa lagi yang masuk ke dalam list pahlawan saya, saking ku banyaknya pahlawan tersebut dan keterbatasan otak ini untuk mengurai kebaikan-kebaikan yang telah diberikan mereka.

Selamat hari pahlawan, dan bolehkah saya tahu siapa pahlawan teman-teman?

Salam,

OSG

Ofi Gumelar

3 thoughts on “Ini Pahlawanku, Mana Pahlawanmu?

Leave a Reply to noni astria Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *