Jum’at Mubarok

Menjalani hidup di negera non muslim memang berat. Salah satu kendala yang kami hadapi adalah minimnya sarana ibadah. Khususnya setiap hari Jum’at kami harus melaksanakan kewajiban ibadah Shalat Jum’at. Beruntung kami bisa menyewa sebuah tempat pertemuan di salah satu perumahaan di sekitar kampus. Berikut ini Penampakan Tempat ibadah kami :

ImageImage

Memang, untuk urusan penyelenggaraan ibadah yang sifatnya berjamaah, kami memiliki komunitas muslim di Miyazaki, yang terdiri dari para mahasiswa dari Indonesia, mesir, Afgahnistan serta beberapa mahasiswa asing dari negara muslim lainnya. Yang menariknya, ada juga beberapa umat muslim yang berasal dari pribumi, orang Jepang yang bergabung dengan kami. Ternyata, Saya baru bisa merasakan indahnya kebersamaan ketika kita berada pada keterbatasan. Perasaan ini, serta perasaan solidaritas tidak pernah saya rasakan ketika berada di Indonesia, mungkin karena Islam termasuk mayoritas, sehingga tidak terasa kendala apapun.

Jum’at ini ada yang sedikit spesial bagi saya,…saya kebagian menjadi Muadzin. Hahaha buat saya ini special, karena terus terang seumur-umur saya belum pernah sekalipun mengumandangkan adzan atau iqomah di Masjid selama di Indonesia. Baru kali ini saya ditugaskan untuk mengumandangkan adzan. Btw, saya juga kebagian menjadi khotib dan imam untuk penyelenggaraan sholat Jum’at pada minggu terakhir desember. Lagi-lagi ini yang pertama juga bagi saya,…semoga tanda awal perubahan menjadi lebih baik lagi,…Amieennnn

Salam damai bro,…

OSG

 

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *