Karena Menulis itu Susah…

Categories Uncategorized

Saya selalu merasa kagum terhadap orang-orang yang memiliki kemampuan menulis. Menurut saya mereka adalah orang-orang yang hebat, yang mampu menceritakan sesuatu dengan bahasa tulisan, yang kadang saya sendiri merasa ‘belibet’ untuk membuatnya. Salut untuk teman-teman yang jago nulis.

Blog ini juga dilatarbelakangi dengan niat untuk melatih kemampuan menulis saya. Saya sudah merasakan bahwa menulis itu susah, susah dalam artian bingung cari ide, bingung bagaimana merangkai kata untuk menuangkan apa yang ingin kita sampaikan ke dalam tulisan kita. Tapi saya yakin bahwa kemampuan menulis bukan tentang bakat, tapi lebih  kepada latihan. Mudah-mudahan dengan seringnya saya membuat tulisan di blog ini bisa membuat saya semakin mahir dalam merangkai kata menjadi sebuat tulisan. Target saya tidak muluk-muluk, suatu hari nanti saya ingin artikel saya bisa dimuat di media cetak. Syukur-syukur media skala nasional.

itulah sebabnya saya begitu menghargai tulisan orang lain. Jelas yang menurut saya bagus dan layak dibilang bagus. Saya sendiri sebenarnya ‘cemburu’ kepada orang-orang yang dengan mudahnya membuat tulisan, dan sialnya dimuat di media cetak. Buat saya ukuran bagus tidaknya tulisan adalah tercetaknya tulisan tersebut di media. Pastilah tulisan tersebut telah melewati seleksi editor atau redaksi media tersebut.

Demikian pula halnya dengan kutip mengutip pendapat atau opini orang lain. Bentuk penghargaan kita adalah dengan mencantumkan asal dari tulisan yang kita kutip tersebut. Kalau kita mengabaikannya, biasa disebut plagiat yaaa… Dalam dunia akademik, jelas hal ini diharamkan, sebagaimana kita mencuri sesuatu (menurut saya..) yang jelas-jelas tidak diperbolehkan. Istilahnya orang susah-susah mikir lha wong kita seenaknya aja nyatutnya. Sudah tanpa ijin, tidak mencantumkan penulisnya lagi,….

Saya akan ikut bangga terhadap teman yang jago nulis. Buat saya itu bisa menjadi lecutan semangat saya dalam mengasah kemampuan menulis saya. Saking bangganya saya kadang kalau butuh referensi sesuatu dan kebetulan teman saya mempunyai tulisan tentang tema tersebut, saya pasti mencantumkan tulisannya. Itu bentuk penghargaan dan support saya terhadap teman saya. Bukan dalam arti saya memanfaatkan teman yaa,…karena sebenarnya kadang kita bisa menemukan referensi lain yang lebih baik kan?hehehe

Ini salah satu contoh saya mencantumkan artikel teman saya yang dimuat di harian Pikiran Rakyat, sebagai referensi jurnal ilmiah saya :

referensi teman

Saya juga begitu senang jika ada teman yang memakai tulisan saya sebagai bahan tulisan mereka. Lebih senang lagi ketika teman kita mengabarinya ke kita, bahkan berdiskusi sekilas mengenai konten yang saya maksud dalam tulisan saya. Menurut saya, ini bentuk penghargaan mereka terhadap eksistensi tulisan kita. Walaupun apa yang kita tulis baru sebatas tugas paper, dan belum/tidak diterbitkan. Itu bukan intinya kan? tapi rasa bahwa tulisan kita bernilai dan berguna bagi orang lain.

Ini nih salah satu tulisan saya yang dijadikan referensi tulisan teman saya :

photo (5)

Sekali lagi, mari kita hargai tulisan orang lain dan tentu saja tulisan kita sendiri. Apa yang saya dan teman saya lakukan mungkin lebih kepada saling support dan respect terhadap karya kita. Dengan begitu, saya yakin semangat menulis akan semakin tinggi. Semoga

Bagaimana menurut teman-teman?

Salam,

OSG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *