Kehilangan Moment Istimewa Seorang Ayah

Categories Uncategorized

Ini adalah hari pertama heidi, anak saya, masuk sekolah dasar. Ada sedikit rasa sedih di hati ini ketika saya harus kembali kehilangan moment penting dalam perjalanan hidup anak saya.

heidi SD

Tinggal berjauhan dengan keluarga memang memberi konsekuensi yang tidak enak. Yaa, salah satunya adalah kehilangan berbagai momen penting keluarga, salah satunya momen-momen bersejarah dalam hidup anak saya. Mungkin ini terdengar sedikit sentimentil bagi seorang laki-laki, tapi saya gak peduli. Bagi saya, esensi seorang ayah adalah ketika bisa ada pada saat moment penting seorang anaknya. Dan saya sudah banyak kehilangan moment itu,..

kemarin waktu ulang tahun heidi juga saya alpa untuk hadir. Dan jika harus diflashback lebih jauh lagi, saya juga sebenarnya sudah kehilangan beberapa moment penting tersebut. Katakanlah hari ketika pertama kali dia masuk sekolah TK. Waktu itu saya harus mengikuti pelatihan bahasa inggris sebagai persiapan untuk melanjutkan sekolah pascasarjana saya.

IMG_0679

Berikutnya, saya juga melewatkan cerita serunya dia waktu wisuda TK. Bagaimana dia memperoleh predikat sebagai salah satu anak berprestasi di TK nya. aahhh sungguh saya menyesal harus melewatkan momen tersebut.photo (4) sekolah

beberapa momen kecil lainnya juga boleh dibilang saya lewatkan. bagaimana ia pertama kali bisa bersepeda, les bahasa inggris atau berenang. Sungguh, sebenarnya sebagai seorang ayah saya ingin ada didekatnya ketika dia memperoleh pengalaman-pengalaman tersebut.

bersepedasepeda2englishenglish2berenang

Bersyukur, saya hidup di jaman dengan teknologi informasi yang canggih, sehingga meskipun saya tidak bisa hadir dalam momen-momen penting tersebut, masih banyak cara dari mereka yang jauh dari saya untuk mengabarkannya. Yaa, kecanggihan sosial media telah cukup membantu menutupi ketidakhadiran saya di sana. ibu nya lah yang selalu aktif mengabarkan perkembangan heidi kepada saya. Thanks yaa buu…. Minimal momen-momen tersebut sampai beritanya pada saya pada saat itu juga, real time. 

Sungguh, saya sebenarnya sudah sangat merindukan untuk bisa berkumpul kembali dengan keluarga saya. Saya tidak ingin kehilangan banyak momen penting lainnya lagi dari kehidupan anak saya. eh, kalo diingat-ingat kayaknya sebentar lagi saya pulang deh. Hmm,..sepertinya tinggal menunggu saja, karena Insha Allah dalam 2 bulan ke depan dipastikan saya akan segera kembali ke tanah air. Hopelly,..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *