Kenapa Harus Memilih Raksa Online?

Jaman sekarang, semua orang sepertinya tahu kalau asuransi itu penting, termasuk untuk proteksi kendaraan kita. Masalahnya, berapa banyak orang yang rela dan mau bela-belain mengalokasikan uangnya untuk mengasuransikan kendaraannya? Faktanya, masih banyak orang Indonesia yang malas berasuransi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut tingkat pengguna asuransi (termasuk asuransi kendaraan) masyarakat Indonesia hanya 11,8 persen. Kenapa?

Dulu, saya mungkin termasuk salah satu dari 88,2 persen yang masih enggan berasuransi. Kecuali asuransi BPJS yang memang wajib dan dibayarkan kantor tempat saya bekerja, saya sama sekali tak tergerak untuk mengambil asuransi, termasuk soal memproteksi kendaraan bermotor saya.

Dulu saya berpendapat asuransi kendaraan itu gak worthed. Buang-buang uang dan gak ada faedahnya sama sekali. Ditambah dengan cerita miring dari teman soal sulitnya mengurus klaim asuransi, persepsi negative saya soal asuransi ini semakin kuat.

Tapi beberapa episode hidup kemudian membalikkan persepsi saya soal asuransi ini.

Tahun 2010, saya mengalami kecelakaan mobil. Yap, mobil saya mengalami tabrakan dengan angkot sehingga mengalami kerusakan yang parah. Saya sampai harus menanggung dua biaya, perbaikan mobi. Perbaikan mobil saya dan juga angkot yang ‘ciuman’ dengan mobil saya. Tahu sendiri lah, angkot itu raja jalanan. Right or wrong angkot is always right,…. Apa mau dikata, saya harus menguras isi tabungan demi perbaikan mobil tersebut.

Seorang kawan berbisik, “andai mobilmu diasuransikan, kamu gak perlu keluar biaya sepeser pun untuk perbaikan mobilmu dan juga angkot itu.”

Iya gituh?

Kejadian menjengkelkan lain yang saya alami adalah saat mobil mogok di jalanan. Jujur saja, saya ini cuma bisa nyetir dan gak ngerti sama sekali soal mesin. saya tak berkutik, menyerah pada situasi yang ada. Mau cari bengkel gak tahu bengkel terdekat dimana, mau cari mobil Derek tak tahu nomor telefonnya. Beruntung ada orang yang baik hati membantu.

Kawan lain berkata, “Kalau mobilmu berasuransi, kamu cuma perlu telefon pihak asuransi seandainya mobilmu mogok. Biar mereka yang tangani.”

Iya gituh?

Saya ngeyel tak percaya, sampai hari ini saya mendapat informasi gamblang soal Asuransi Raksa Online. Pikiran saya mulai terbuka soal literasi asuransi kendaraan bermotor.

Semua karena Raksa Online dan Kelas Blogger.

===

Yap, hari ini, kamis 23 Agustus 2018, saya ikutan kelas blogger ke-23. Bertempat di Gedung BSG, Jl.Abdul Muis, Jakarta gelaran kelas blogger ini menggandeng Raksa Online dalam pelaksanaannya.

Awalnya saya hanya ingin curi ilmu blogging dari narasumber kelas blogger kali ini, Mas Ali Muakhir. Tapi kemudian informasi yang didapat di kelas ini justru lebih membuka wawasan soal asuransi kendaraan. Pasalnya, ada presentasi, diskusi dan tour site Asuransi Raksa Online yang diberikan di kelas blogger ini, yang justru membuat saya melek literasi asuransi.

Diskusi Dengan Pak Junardi, Direktur Marketing Raksa Online (Sumber: dokpri)

Presentasi diberikan oleh mbak Aulia, marketingnya Asuransi Raksa Online, dan Pak Junardi, Direktur Marketing Raksa Online. Dari mereka saya kemudian bisa mengerti apa saja kelebihan raksa online yang membuat saya tertarik untuk berasuransi.

Presentasi Raksa Online Merubah Persepsi Saya Soal Asuransi Kendaraan (Sumber: Dokpri)

Raksa Online sejatinya asuransi kendaraan yang dikeluarkan oleh PT. Asuransi Raksa Pratikara. Perusahaan ini sebenarnya sudah malang melintang di dunia asuransi sejak tahun 1975. Mencermati perkembangan dunia online, mereka akhirnya mengeluarkan produk Raksa Online pada tahun 2012. Namanya online yaa,…fokusnya mereka memberi layanan asuransi kendaraan secara online, alias via internet. Sejak itu mereka jumlah nasabahnya bertambah secara pesat.  Tercatat diawal tahun berdiri hanya ada 6 nasabah, tahun 2014 ada 529 nasabah, dan tahun 2017 lalu mencapai 6558 nasabah. Saya sih mikirnya karena penetrasi internet sendiri di Indonesia memang dahsyat sejak itu.

Progres Pertumbuhan Jumlah Nasabah Raksa Online (Sumber: Dokpri)

Tapi diluar itu, saya yakin juga karena layanannya yang memang costumer oriented banget. Nasabah pastinya dimanja banget oleh mereka. Ini mungkin sesuai tagline mereka, anytime anywhere with our smile.

Sampai paragraf diatas kalian mungkin mikir saya Cuma ngecap doang,… bagus-bagusin aja. Tapi suer, dari pengamatan saya, yakin deh tagline mereka bukan basa basi.

Raksa Online memberi 8 layanan buat nasabahnya. Sebut saja, ada raksa gold club, raksa silver club, raksa mobile club, 24 jam hotline service, pelayanan Derek 24 jam, emergency quick service, bengkel rekanan, dan kemudahan klaim dimanapun.

8 Layanan Raksa Online (Sumber: raksaonline.com)

Raksa gold club memberi pelayanan berupa free refleksi, free manicure pedicure kapan saja, serta diberikan personal assistance sendiri. Syarat nasabahnya? Pertanggungan mobil yang harganya diatas 900 juta rupiah. Definitely, gue gak masuk kriteria tersebut.

Gue pastilah masuk jenis nasabah raksa silver gold,… ini layanan untuk nasabah diluar harga tersebut. Tapi biar begitu , tetap saja kita bakalan dapat service yang juga memuaskan. Ketika diajak tour ke lokasi layanan nasabah, ruang layanan raksa silver club gak beda jauh kok eksklusifnya dengan gold club. Bedanya yaa Cuma di meni pedi, sama personal asisten sendiri itu. Yaaa, anggap saja privilege buat mereka yang berkocek lebih. Wajar laah…

Saya justru tertarik untuk layanan Derek 24 jam dan emergency quick service. Ingat cerita saya diatas soal mogok-mogok ditengah jalan? Buat saya 2 layanan ini akan sangat berguna buat saya yang gak bisa ngoprek mesin mobil.

Dua Layanan Yang Akan Sangat Berguna Bagi Pemilik Mobil Yang Gaptek Mesin(Sumber: raksaonline.com)

Saya ngebayangin, kalau tiba-tiba mogok lagi (semoga enggak yaa…),… saya tinggal telefon emergency quick service, dan nanti kru raksa online bakalan datang naik motor membantu memperbaiki mobil saya. Kalau parah banget perlu dibawa ke bengkel, tinggal telefon palyanan Derek 24 jam. Mereka bakalan datang deh.

Dua layanan ini saya pikir yang bakalan kerasa banget manfaatnya bagi pengguna mobil yang gak tahu soal mesin.

Persoalan klaim asuransi yang sulit, seperti ketakutan saya, sempat ditanyakan oleh bu Siti Rabiah. Ia termasuk yang juga kapok berasuransi kendaraan, karena layanannya yang lambat. Dikisahkan olehnya, ia sempat ikut asuransi, namun ketika klaim perbaikan mobil sama sekali gak digubis pihak asuransi.

Hal ini kemudian dijawab Mbak Aulia dan Pak Junardi, bahwa kejadian tersebut tak akan terjadi di raksa online. Pasalnya, mereka punya semacam SOP dimana maksimal 7 hari klaim sudah harus tertangani. Bagi saya, garansi seminggu dilayani sudah cukup mumpuni. Cakep!!

Terus bagaimana soal perbaikan kendaraan lain yang mengalami tabrakan dengan kita? Sama saja dengan asuransi lain, Raksa Online juga akan mengcover perbaikan tersebut. Rupiahless, alias gak pake keluar duit lagi. Ini yang ngomong Pak Junardi lho, bos marketingnya Raksa Online.

Impresi saya soal keunggulan Raksa Online ini juga ditambah dengan pengalaman tour site di kantornya Raksa Online. Beneran deh, nih kantor asyik banget. Gak kelihatan seperti perusahaan asuransi kendaraan. Saya malah serasa berada di lounge maskapai pesawat.

Sudut-Sudut Ruang Layanan Raksa Online Yang Cozy (Sumber: Dokpri)

Ruang layanannya full ac dingin dengan dekorasi yang menyejukkan. Seragam costumer servicenya juga tak kelihatan berbau formal gituh, malah seperti pramugari pesawat, atau petugas tiket cinema 21. Hehehe… demikian pula staf marketingnya yang semuanya memakai kaos. Bagi saya ini membawa efek calm ,.. menenangkan.

Saya membayangkan kalau nasabah yang riweuh karena kendaraannya rusak bisa terbawa tenang dengan suasana ruangan yang ada. Ditambah crew yang begitu sabar dan detail menjelaskan soal layanan mereka.

Velfire Ini Saja Diproteksi Raksa Online, Mobil Kamu Kapan? (Sumber: Dokpri)

Kurang apa lagi coba?

penasaran soal layanan raksa online, kepoin aja deh di raksaonline.com.

Kuy ahh …

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *