Menjadi Kreatif Ala Yoris Sebastian

Categories Review Buku

101 creative notes karya Yoris Sebastian ini sejatinya adalah buku lama. Buku ini dicetak pertama kali pada tahun 2013. Tapi bagi saya, sampai saat ini buku ini tetap recommended banget buat kamu yang ingin melatih sense of creativity. Setidaknya, saya masih rutin membuka-buka lembaran buku ini ketika merasa ‘mentok’ dalam mencari ide atau sesuatu yang ‘nonjok’ dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Being out of the box, mungkin itu gambaran bebas saya terharap arti kreatif. Di tengah masyarakat yang seringkali menuntut keseragaman, untuk mencari perhatian tentu saja kalau tidak unggul diantara yang seragam, kamu perlu menampilkan sesuatu yang beda. Disinilah orang kreatif menyeruak ditengah kerumunan.

Yoris Sebastian adalah satu diantara yang kerap menampilkan sesuatu yang beda dari kelaziman, dan masyarakat mengakuinya secara positif. Sejak menjadi manager Hard Rock Café Jakarta, ia sudah mencuri perhatian khalayan dengan event yang dibuatnya. I Like Monday mungkin menjadi milestone kiprahnya dalam membranding sebagai seorang kreatif.

Tahu I Like Monday kan? itu tuh acara konser musik Hard Rock Café yang diselenggarakan di hari senin malam. Bayangkan, ketika banyak orang ‘mengutuk’ hari senin (ingat frasa ‘I hate Monday’) karena harus balik gawe, Yoris malah mengajak pekerja muda untuk senang-senang di café pada hari pertama kerja itu. dan gilanya lagi, SUKSES! Dari I like Monday, ia kemudian menelurkan event-event kreatif lainnya yang juga sukses.

Kini, Yoris semakin dikenal sebagai pakar kreatif. kalau banyak orang berpikir bahwa kreatif itu adalah soal bakat, maka Yoris justru berkata sebaliknya. Katanya menjadi kreatif itu bisa dipelajari. Creative is a habbit not a genetic. Bahkan untuk mereka yang diberi bakat kreatif pun, jika tak membangun habbit kreatif ini tentu saja tak akan muncul kreatifitasnya.

Kamu mau sekreatif Yoris? Buku 101 Creative Notes ini adalah jawabannya. Yoris menceritakan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukannya dalam menjaga stamina kreatifnya. Jadi, kalau mau kreatif, kita tinggal menconteknya dari buku ini dan menerapkannya dalam hidup kita sehari-hari. Jadikan itu habbit kita, maka kita bisa lebih kreatif.

Bagi saya sendiri, buku ini sangat-sangat berharga. Bayangkan, ada 101 tips yang ditebarkan Yoris dibukunya ini untuk membantu kita menjadi sekreatif dia. Tentu saja yang namanya habbit, itu tak bisa instan.

Tapi percaya deh, sepanjang saya memegang buku ini sejak 2013, saya pikir impactnya sudah terasa dalam keseharian saya. Setidaknya, dalam aktifitas menulis saya banyak menemukan beberapa ide-ide tulisan yang kadang saya sendiri merasa ‘gak nyangka’ bisa saya tuliskan. Beberapa tulisan saya yang jadi juara lomba blog bisa jadi karena ide-ide tulisan saya yang orisinil, dan saya perlu mengakui sebagian karena andil habbit kreatif ala Yoris yang saya coba terapkan selama ini.

Salah satu halaman buku 101 Creative Notes

Yang bikin gak nyangka, ternyata habbit orang kreatif ala Yoris ini ternyata tak begitu aneh, tapi kadang tak disadari oleh kita. sebut saja, orang kreatif itu perlu tidur yang cukup, bermain teka teki silang, baca koran di pagi hari, berbaju rapi, berolahraga, dan sering-sering traveling. Bukankah ini hal-hal yang jamak kita temui di keseharian kita?

Apa yang saya suka dari buku ini adalah bahasanya yang sangat-sangat sederhana. Yoris tak banyak menggunakan istilah-istilah ngejelimet dalam menjelaskan satu persatu tips kreatifnya. Setiap poin habbit yang dituliskan bahkan dijelaskan dalam narasi yang pendek, paling sekitar 250-300 kata saja. Ia kemudian memberi sentuhan ilustrasi gambar goresan tangan dari ilustratio Calvin Klein yang membuat buku ini menjadi lebih fresh, bahkan terkadang pada beberapa poin ia menyisipkan quotes dari tokoh terkenal atau bahkan potongan lirik lagu yang menguatkan maksud yang ingin disampaikannya.

Bahkan kamu yang sering gak kuat membaca paragraf-paragraf yang padat, kamu bisa terhindar dari hal tersebut di buku ini.

Saya merekomendasikan buku ini buat kamu yang mau tampil lebih kreatif lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *