Ketika Kalah Lomba Blog, Apa Yang Saya Lakukan?

Kalau kemarin saya sudah share beberapa tips cara memenangkan blog competition, sekarang saya mau sharing tentang bagaimana menghadapi kekalahan. Ini penting, karena sejatinya siapa pun rasanya tak akan terus terusan menang. Ada kalanya kita menghadapi kekalahan, dan kita harus bisa menerimanya.

Hari ini, saya harus menelan kembali pil pahit. Setelah beberapa minggu menunggu pengumuman lomba blog competition notebook ASUS yang saya ikuti, akhirnya pengumuman itu dirilis juga. Dari daftar pemenang, tak ada nama saya disana. Padahal saya sangat ngarep bisa menang lomba ini. kebutuhan akan laptop baru membuat saya bersemangat 45 untuk mengikuti blog competition ini. Apa daya, saya kalah.

Kecewa? pasti. Saya merasa sudah pol polan buat mempersiapkan segala sesatu selama membuat artikel yang diikutsertakan dalam lomba tersebut. Rupanya, saya harus ikhlas menerima kenyataan. Saya kalah.

Pengumuman lomba blog yang saya ikuti, tak ada nama saya disana (sumber: ig @uniekkas)

Lantas, apa yang kemudian saya lakukan?

Terus terang ini bukanlah kekalahan pertama bagi saya. Bahkan dibanding menang, selama tiga tahun ikutan berbagai blog competition, saya lebih banyak kalah dibanding menangnya. Jadi, setelah menelah pil pahit kekecewaan, saya kembali move on.

Ya, inilah kompetisi. Ada menang dan ada yang kalah. Tapi, saya selalu mencamkan dalam hati saya, saya sudah menang ketika sudah berani ikut berkompetisi dengan orang lain. Ada lho blogger yang gak pede ikutan lomba menulis meskipun sebenarnya ia ngebet banget ingin ikutan. Mereka gak pede dengan tulisannnya sendiri.

Cara move on saya adalah dengan kepoin artikel pemenang lomba. Dari situ saya bisa mengukur dimana keunggulan si pemenang dan dimana kelemahan si pemenang. Kerap kali saya contek gaya tulisan mereka di lomba blog lain yang saya ikuti berikutnya. Sah-sah saja kok curi ilmu dari blogger lain. Asal jangan jiplak yaa ….

Percayalah, kalau kamu sering baca artikel-artikel juara lomba blog, kamu bakalan ketularan juga jadi juara. Secara tidak langsung otak kita memproses apa yang mereka sajikan dalam artikelnya untuk kemudian kita tuangkan kembali ke dalam tulisan kita berikutnya.

 

Ofi Gumelar

2 thoughts on “Ketika Kalah Lomba Blog, Apa Yang Saya Lakukan?

Leave a Reply to Ofi Gumelar Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *