Kiat Menang Lomba Flash Blogging: Strategi On The Spot

Saat jadi juara pertama Flash Blogging Kemenkominfo RI

Pada tulisan sebelumnya, saya sudah menjelaskan beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum mengikuti flash blogging. Pada tulisan kali ini, saya coba tulis strategi yang saya lakukan saat mengikuti flash blogging.

Kunci utama menang lomba menulis tentu saja terletak pada kualitas artikel yang bagus. Masalahnya, bagaimana menulis artikel bagus tersebut dalam waktu singkat?

Setiap kali hendak membuat artikel lomba, saya selalu mencoba menempatkan diri sebagai juri yang akan menilai tulisan saya. Khusus untuk flash blogging, dimana juri dipresure dengan waktu evaluasi yang singkat karena hasil penjurian harus diumumkan saat itu juga, saya menduga pola mereka kurang lebih akan seperti ini: skimming, baca cepat, cari tulisan yang to the point, tertarik akan tema yang unik dan beda dari peserta lain.

Pola penjurian diatas baru dugaan saya yaa, bisa saja salah. Tapi dengan prediksi seperti itu, toh saya bisa juga kesebut jadi salah satu pemenang. Jadi, kurang lebih prediksi saya tepat laah.

Berikutnya, yang perlu diketahui aturan main membuat artikel flash blogging ini adalah menuliskan review acara inti yang kita ikuti. Penyelenggara tentu saja butuh publikasi dari kegiatan yang mereka lakukan. Seperti saya bilang di artikel sebelumnya, bentuknya beragam, bisa berupa seminar, launching produk atau program tertentu, atau mungkin tour visit ke satu tempat.

Dari jenis acara yang dilakukan tersebut, kita bisa menentukan jenis tulisan kita seperti apa. Apakah menceritakan jalannya acara, apakah menguraikan esensi suatu program yang dilaunching, atau mereview suatu produk? Tentu bergantung pada acara yang diikuti sebelum flash blogging tersebut.

Dengan memprediksi pola penjurian serta konten artikel harus seperti apa, saya biasanya memformulasikan tulisan saya untuk flash blogging ini sebagai berikut: artikel sekitar 1000 kata, lugas tak bertele-tele, berusaha membuat tulisan dengan ide yang sedikit berbeda dari kebanyakan.

Kenapa harus 1000 kata? Menurut saya ini adalah jumlah yang ideal untuk sebuah tulisan yang dibuat dalam waktu sekitar 1 jam. Tak terlalu pendek dan tak terlalu panjang. Definisi artikel pendek bagi saya adalah sekitar 500 kata, dan artikel panjang diatas 1500 kata. Jadi kalau saya memilih 1000an kata, itu mungkin terhitung menengah.

Wow, susah juga menulis 1000 kata dalam waktu sekitar 1 jam ya? Makanya dalam artikel sebelumnya saya menyarankan cara tricky, yaitu dengan mempersiapkan beberapa paragraf awal untuk opening artikel sebelum acara flash blogging.

Terkesan curang? Memang, …. Hahaha. Jujur saja, saya sih menduga banyak blogger lain juga yang melakukan hal yang sama, malah mungkin bisa menulis lebih banyak persiapan artikel. Kalau say abaca postingan blogger-blogger yang ikutan flash blogging lainnya, ada beberapa yang menulis jauh dari inti pembahasan yang dilakukan di acara inti. Sekali lagi, ini mah pilihan. Dulu saya pakai trick ini, sekarang mah sih sudah nggak. Kan, kemampuan menulis saya sudah terlatih, …. Hahaha.

Masalahnya, bagaimana agar tulisan kita menarik bagi juri? Saya pikir poin terpenting di tema atau ide yang ingin kita tulis. Kalau kita sudah menemukan ide yang unik, out of the box, dan anti mainstream. Kalau ide unik udah didapat, saya jamin kans buat menang udah ditangan. Selebihnya tergantung pada struktur tulisan kita.

Bagaimana kita bisa menangkap ide unik dari tulisan kita? Ini memang rada-rada sulit. Butuh kepekaan kita buat bisa menangkap esensi yang mau disampaikan si pembuat kegiatan. Tentu saja untuk itu,  kita harus menyimak apa yang disampaikan dalam acara tersebut, kemudian ambil inti sarinya.

Saya berusaha menyiapkan beberapa pertanyaan yang membuat saya fokus menyimak acara. Gak susah-susah amat sih, kurang lebih begini: Mau apa sih mereka ngadain acara ini? Apa sih inti yang ingin disampaikan narasumber? Apa sih kekuatan utama produk yang dilaunching dalam acara tersebut?

Sederhananya mah, pakai saja rumusan 5W+1H!

Cara terbaik menemukan ide unik dibalik kegiatan yang dilaksanakan adalah dengan menyimak secara serius jalannya kegiatan. Itulah mengapa saya menyarankan kalau memang kegiatannya banyak duduknya, pilih posisi yang enak, yang memungkinkan kita buat menyimak secara serius. Jangan lupa pula, catat poin-poin pentingnya, untuk bahan tulisan kita.

Berikutnya setelah menemukan ide tulisan seperti apa, kita tinggal menguraikannya dalam bentuk artikel. Tak perlu bertele-tele dengan mengulas hal yang tak penting, mengingat waktu yang sempit yang tersedia untuk menulis.

Satu bagian terpenting dari artikel yang diikutkan dalam lomba flash blogging adalah JUDUL. Judul memegang peranan penting dalam menarik minat juri untuk melirik tulisan kita. karena itulah, usahakan dalam artikel flash blogging ini, bikinlah judul ayng semenarik mungkin. Soal ini sebenarnya sudah saya bahas di artikel Ada Apa dengan Judul Artikel? Silahkan disimak saja.

Berikutnya, tentu saja kita harus mulai membuat badan artikel yang semenarik mungkin, singkat tapi jelas. Skill menulis memang sangat diperlukan disini, makanya kita perlu berlatih menulis yang mengalir sebelumnya. Jadi, sama sekali tak instan persiapan untuk ikutan flash blogging ini.

Ikutan sebuah lomba memang bukan hanya soal menang dan kalah melulu. Tapi bagaimana kita mempersiapkan diri untuk menjadi lebih kompetitif. Itu aja sih!

Ofi Gumelar

2 thoughts on “Kiat Menang Lomba Flash Blogging: Strategi On The Spot

Leave a Reply to Ofi Gumelar Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *